Chat Now

Selasa, 22 September 2015

Hubungan seorang owner dengan staffnya

   Pada hari minggu kemarin tepatnya tanggal 20 september 2015 saya mengikuti kegiatan senam di kawasan car free day di kota Harapan Indah,Bekasi.Pengunjung di setiap car free day selalu ramai pengunjung karena disana ada bazar juga yang disediakan oleh pihak pengembang untuk para pedangan menjajakan dagangannya..
  Setelah saya beres berolah raga senam kemudian saya bergegas mencari minuman segar dan sekalian sarapan.Saya membeli air minum dalam kemasan ke cafe yg kebetulan dia juga buka stand disana,dan saya pesan juga roti bakarnya.Dan disana saya berbincang-bincang dengan 2 orang yang pertama adalah seorang staff cafe tersebut dan yang kedua dia seorang mantan staff di cafe tersebut.
 Ngobrol kesana kemari dengan dia yang sudah resign dari cafe ini.Dan ternyata sebelum dia resign,dia memegang jabatan yang tinggi di cafe tersebut..hmmmmm sayang ya..Tapi katanya sekarang dia sudah punya  
kerjaan yang baru,namun tetap sama di cafe juga..
 Naahh di akhir pembicaraan kemudian saya bertanya kepada staff yang sudah resign dari cafe tadi dan kepada staff yang melayani saya.Saya menanyakan siapa owner dari cafe tempat kalian bekerja?
weewwww mereka bingung,mereka sibuk mencari nama sang owner dari selebaran yang ada disana..masa nama owner cafe di tempel di selebaran,kan gk mungkin..
 Maksud utama dari artikel saya kali ini adalah kenapa bisa seorang staff tidak tahu siapa ownernya.Jangankan orangnya langsung,namanya aja mereka gk tahu.Ini slah siapa?apakah karena sang owner tidak pernah berkomunikasi dengan staffnya atau si staff tak perduli siapa sebenarnya owner tempat dia bekerja.
Hmmmmm kok bisa ya???


Tidak ada komentar:

Posting Komentar